Sejarah HTML
Hypertext Markup Language atau yang biasa disingkat HTML pertama
kali diciptakan dan dikembangkan oleh Tim Berners-Lee pada awal tahun 1990-an
yang pada saat itu masih bekerja di CERN.
HTML diciptakan dengan tujuan sebagai cara sederhana namun efektif untuk
mengkodekan dokumen elektronik. HTML pertama kali dipopulerkan dengan menggunakan browser Mosaic.
Pengertian HTML
HTML ( Hyper Text Markup Language ) didefiniskan sebagai sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi dalam sebuah browser internet. Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan didunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML ( Standard generalized Markup Language ), HTML adalah sebuah standard yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standard internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).HTML berupa kode-kode tag yang menginstrusikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai yang diinginkan.
Perkembangan HTML
HTML versi 1.0 adalah versi pertama sejak
lahirnya nama html tersebut. Versi ini memiliki kemampuan untuk heading,
paragraph, hypertext, bold dan italic text, wrapping serta memiliki dukungan dalam
peletakkan sebuah gambar.
HTML versi 2.0 ( 14 Januari 1996 ). Pada versi
ini ada beberapa tambahan kemampuan diantaranya penambahan form comment, hal ini
menyebabkan adanya sebuah interaktif dan mulai dari versi ini yang menjadikan
sebuah pionner dalam perkembangan homepage interaktif.
HTML versi 3.0 ( 18 Desember 1997 ). HTML versi
3.0 juga disebut-sebut HTML+ yang mempunyai kemampuan dalam beberapa fasilitas
diantaranya adalah penambahan fitur table dalam paragraph, akan tetapi versi
ini tidaj bertahan lama.
HTML versi 3.2 ( 14 Januari 1997 ). HTML versi
ini adalah penyempurnaan dari HTML versi 3.0. keluarnya versi ini dikarenakan
adanya beberapa kasus yang timbul pada pengembang browser yang telah melakukan
pendekatan dengan cara lain yang justru hal tersebut menjadi popular. Maka
dibakukan versi 3.2 untuk mengakomodasi praktek
yang banyak digunakan oleh pengembang browser dan diterima secara umum.
Dapat dikatakan versi 3.2 ini merupakan versi 3.2 yang dikembangkan oleh
beberapa pengembang browser seperti Netscape dan Microsoft.
HTML versi 4.0 ( 18 Desember 1997). Versi ini
sudah terdapat penambahan pada link, meta, image dan lain-lain sebagai
penyempurnaan versi 3.2
HTML versi 4.01 ( 24 Desember 1999 ). HTML versi
4.01 menjadi rekomendasi W3C. HTML 4.01 adalah minor update-koreksi dan
perbaikan bug dari HTML 4.0.
XHTML versi 1.0 ( 20 Januari 2000 ). XHTML 1.0
merumuskan HTML 4.0 dalam XML.
HTML 5 ( 22 Januari 2008 ). HTML 5 meningkatkan
interoperabilitas dan mengurangi biaya pengembangan dengan membuat aturan yang
tepat tentang bagaiman untuk menangani semua elemen HTML, dan bagaimana
memulihakan dari kesalahan. Beberapa fitur dalam HTML 5 adalah fungsi untuk
audio embedding, video, grafik, sisi penyimpanan data klien, dan dokumen
interaktif. HTML 5 juga mengandung unsur-unsur baru seperti <nav>,
<header><footer>, dan <figure>. Yang termasuk kelompok kerja
diantaranya AOL, Apple, Google, IBM, Microsoft, Mozilla, Nokia, Opera dan
banyak lagi vendor lainnya.



0 komentar:
Posting Komentar